Bimtek Perencanaan Bantuan Operasional Kesehatan

Grand Wahid Hotel – Dalam rangka mendukung akses dan mutu pelayanan kesehatan dibutuhkan penyediaan anggaran untuk mencapai target prioritas nasional bidang kesehatan.

Hal ini tidak terlepas dari perencanaan anggaran baik dari tingkat kota maupun puskesmas dalam mencapai target tersebut. Oleh sebab itu Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengadakan Bimbingan Teknis Perencanaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2020 pada Minggu-Rabu (11-14/8/19), yang diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan BKPM.

Kegitan ini dibuka oleh Kabid. Pelayanan Kesehatan dan SDK, dr. Prasit Al Hakim, dilanjutkan oleh Kasi Pembiayaan dan Pelayanan Kesehatan, drg. Rita Widyaseptriana, yang menjelaskan tentang Juknis BOK Tahun 2020.

BOK merupakan salah satu anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Bidang Kesehatan. Dana ini diutamakan untuk upaya promotif dan preventif.

BOK Pemerintah Kota diarahkan untuk mendukung operasional fungsi rujukan UKM sekunder, manajemen bantuan operasional kesehatan dan jaminan persalinan, konvergensi penurunan prevalensi stunting, distribusi obat, vaksin, dan bahan medis habis pakai ke puskesmas, serta pemanfaatan aplikasi logistik obat dan bahan medis habis pakai secara elektronik.

Sedangkan BOK puskesmas diarahkan untuk mendukung operasional Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) primer.

Rundown kegiatan Bimtek Perencanaan BOK ini yaitu penjelasan juknis BOK Tahun 2020, penjelasan SIP APBD Tahun 2020, diskusi penyusunan RKA BOK (DKK, puskesmas, KPM) Tahun 2020, paparan hasil diskusi, penyusunan RTL dan kesepakatan.

Dengan diadakannya bimtek ini diharapkan dapat tersusun perencanaan BOK dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (good governance), yakni transparan, efektif, efisien, akuntabel dan tidak duplikasi dengan sumber pembiayaan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *