Dialog interaktif di radio SS dengan tema Penyakit DBD

Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai penyakit Demam Berdarah Dengue, Wahyu Hudoyoko, SKM, MPH selaku Kasi P2M DKK Salatiga menjadi narasumber Dialog Interaktif di Radio Suara Salatiga, Selasa (04/02/2020).

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit potensial wabah utamanya pada musim penghujan. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti dan Ae. Albopictus.

Pada musim hujan, terdapat genangan air di berbagai tempat. Hal ini akan mempengaruhi kepadatan vektor demam berdarah sehingga berpotensi meningkatkan kasus penyakit DBD.

Jumlah kasus DBD di Kota Salatiga dalam 4 tahun terakhir mengalami fluktuasi. Pada tahun 2016 terdapat 82 kasus, tahun 2017 terdapat 18 kasus, tahun 2018 terdapat 28 kasus dan tahun 2019 terdapat 48 kasus. Pada awal tahun 2020 ini belum ditemukan kasus positif DBD di Kota Salatiga.

Gejala demam berdarah yaitu demam tinggi yang mendadak dan disertai sakit kepala, nyeri di ulu hati, muncul bintik merah pada kulit akibat perdarahan, terjadi perdarahan melalui mulut (muntah darah), hidung (mimisan), maupun perut yang menimbulkan kemerahan pada tinja. Apabila sudah parah, penderita mengalami syok atau dikenal dengan Dengue Shock Syndrome (DSS) dan dapat menyebabkan kegagalan sistem organ yang berujung pada kematian.

Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui membiasakan diri berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, dan menggalakkan kembali program satu rumah satu jumantik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *