Dialog interaktif di radio SS dengan tema Perijinan Nakes (Praktek)

Radio SS – Muhlisin, SKM, M.H.Kes melakukan dialog interaktif di Radio Suara Salatiga dengan tema Perijinan Tenaga Kesehatan (Praktek), Selasa, 22/12/2020. Tenaga kesehatan banyak jenisnya seperti tenaga medis, perawat, bidan, farmasi dan lain-lain. Lalu siapa saja yang harus berijin ? jadi setiap nakes yang memiliki ijazah dan STR (Surat Tanda Registrasi) itu mungkin mempunyai kompetensi, tetapi kalo nakes mau melakukan praktek tanpa ada ijin itu tidak boleh / tidak berwenang untuk melakukan praktek. Karena ini sangat penting menyangkut kesehatan dari pasiennya.

Proses perijinan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Salatiga meliputi Permohonan, STR, ada rekomendasi dari profesinya masing-masing misalkan dokter dari IDI, dokter gigi dari PDGI, perawat dari PPNI dan sebaginya. Berkas masuk dan lengkap ke Dinas Kesehatan dipastikan selama maksimal 14 hari kerja selesai perijinannya dan dengan biaya gratis. Terkait untuk praktek mandiri ada agenda visitasi lapangan (kunjungan lapangan).

Untuk perijinan pada sarana kesehatan seperti Klinik, Rumah Sakit dll itu di Kota Salatiga sendiri sudah satu pintu dengan DPMPTSP, jadi Dinas Kesehatan sebagai tim teknis dan untuk pintu masuknya melalui DPMPTSP. Setelah proses registrasi di DPMPTSP, Dinkes sebagai tim teknis akan dapat informasi dari DPMPTSP melalui online dan kaitan dinkes disini adalah rekomendasi.

Di akhir sesi dialog, Muhlisin, SKM, M.H.Kes memberikan pesan kepada teman teman Nakes yang saat ini masih terus berjuang dengan fenomena di Kota Salatiga yang mulai memerah bahwa “Mau tidak mau tetap bekerja sebagai ibadah, tetap kita kedepankan jaga stamina, protokol kesehatan tetap kita jaga dan jangan sampai stress karena dapat mempengaruhi imunitas kita”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *