Dialog Interaktif di radio SS dengan Tema Tuberkulosis

Radio Suara Salatiga – Dalam rangka memperingati Hari TB Sedunia 24 Maret mendatang, Wahyu Hudoyoko, SKM, MPH selaku Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan dialog interaktif di Radio Suara Salatiga dengan tema Tuberkulosis, Selasa 16 Maret 2021.

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan bakteri Mycobaceterium Tuberculosis yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Penyakit ini apabila tidak diobati atau tidak dilakukan pengobatan secara tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian.Berbagai tanda seseorang terkena TB antara lain batuk yang terus menerus disertai bercak darah, seringkali disertai berkurangnya nafsu makan sehingga berat badan menurun, kadang sesak nafas, dan berkeringat di malam hari meski tidak sedang melakukan aktivitas.

Penyakit TB mudah menular melalui udara yang tercemar oleh bakteri Mycobaceterium Tuberculosis yang dilepaskan melalui percikan dahak. Potensi penularan TB dapat terjadi pada kelompok masyarakat dengan tempat tinggal yang tidak memenuhi syarat kesehatan, misalnya daerah kumuh dan padat, tempat pendidikan dengan asrama, dan rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. TB dapat disembuhkan secara tuntas dengan minum obat secara rutin, teratur dan terus menerus, minimal selama 6 bulan dibantu oleh Pengawasan Minum Obat (PMO).

Imunisasi BCG adalah salah satu alternatif pencegahan TB. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat, diantaranya dengan cuci tangan pakai sabun, memberikan akses udara segar dan sinar matahari langsung ke dalam rumah.

Di akhir acara, Wahyu Hudoyoko, SKM, MPH menghimbau kepada masyarakat bahwa di masa pandemi ini untuk menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas, jaga protokol kesehatan karena dengan menjaga ini semua tentu sama saja kita masuk di dalam upaya pengendalian dan pencegahan TB dan kita sama-sama upayakan eliminasi TBC di Indonesia pada Tahun 2030.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *