Dialog Interaktif di Radio Suara Salatiga dengan Tema Kesehatan Reproduksi

Radio Suara Salatiga – Menghadirkan dr. Ratih Vitha dari Puskesmas Cebongan , dialog interaktif bertema kesehatan reproduksi remaja dipandu oleh DJ Randu, Selasa (20/08/2019). 
Memasuki usia remaja akan terjadi perubahan fisik dan psikis diikuti perubahan organ reproduksi sebagai tanda mulai berfungsinya sistem reproduksi. Hal ini memerlukan pendampingan dan edukasi mulai dari orang terdekat yaitu orang tua.

Menstruasi merupakan tanda bahwa organ reproduksi perempuan sudah berfungsi. Terjadinya menstruasi setiap bulannya disebabkan sel telur yang tidak dibuahi luruh bersama dinding rahim. Hal inilah yang sering menimbulkan rasa nyeri (dismenore).

Terjadinya menstruasi berpotensi menimbulkan anemia yang dapat mengganggu produktivitas. Namun, anemia dapat dicegah dengan minum tablet tambah darah (pil cantik).

Menjaga kebersihan organ reproduksi seperti mengganti celana dalam minimal 2 kali sehari sangat penting untuk dilakukan. Selain itu, diperlukan menjaga organ kewanitaan dari kelembaban seperti mengelap organ kewanitaan sebabis BAK/BAB, rutin mengganti pembalut setiap 4 jam dan tidak disarankan memakai pantyliner dan pembersih kewanitaan.

Lain halnya dengan remaja putra, mereka mengalami mimpi basah ketika organ reproduksinya mulai berfungsi. Hormon testosteron merangsang perubahan fisik seperti suara semakin berat, dada membidang dan timbulnya jakun.

Hindari perilaku seks pra nikah, karena dapat berpotensi tertular infeksi menular seksual (IMS), Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), risiko aborsi, dll. Bijaklah dalam bergaul dengan lawan jenis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *