Fasilitasi Teknis Deteksi Dini Gangguan Penglihatan se-Karesidenan Semarang

KPM– Sebanyak 30 orang peserta mengikuti kegiatan fasilitasi teknis deteksi dini ganggunan penglihatan di Klinik Paru Masyarakat (KPM) Kota Salatiga pada Senin 30/7/18.Mereka berasal dari 6 (enam) Kabupaten/Kota se-Karesidenan Semarang yaitu Kota Semarang, Kab. Semarang, Kota Salatiga, Kab. Grobogan, Kab. Kendal, Kab. Demak. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Kabid. Yankes dan SDK, dr. Prasit Al Hakim dalam sambutannyamenyampaikan bahwa mata merupakan salah satu organ penting bagi manusia. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, ditandai dengan terciptanya berbagai gadget yang digunakan oleh masyarakat, dimana hal ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata kita. Oleh sebab itu kita sebagai tenaga kesehatan harus dapat mendeteksi sedini mungkin sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat.

Hasil Riskesdas 2013, menunjukkan bahwa 90% para penyandang gangguan penglihatan karena kelainan refraksi tidak terkoreksi dan 70-80% ancaman kebutaan karena katarak. Prevalensi katarak pada penduduk usia ≥ 50 tahun di beberapa provinsi di atas 2%, dan prevalensi kebutaan rata-rata > 1%. Untuk Provinsi Jawa Tengah prevalensi katarak sebesar 2,4%, dengan alasan tidak operasi katarak adalah 60,8% karena ketidaktahuan mengenai katarak, 8,1% karena ketidakmampuan dan 6,1% karena takut operasi. Untuk pemakaian kaca mata sebesar 4% severe lowvision 1,1% dan kebutaan sebesar 0,5%.

Dr. Awang Wimbo Sp.M dari RSP Ario Wirawan Salatiga selain memberikan materi, ia juga menjelaskancara deteksi dini gangguan penglihatan dan kebutaan kepada peserta dokter puskesmas dengan praktek secara langsung. Peserta sangat antusian mengikuti praktikum ini karena selain menambah pengetauan juga akan menambah ketrampilan mereka dalam menangani pasien di puskesmas dengan gangguan penglihatan.(tw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *