Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kota Salatiga Tahun 2018

DKK- Sebanyak 1270 masyarakat Kota Salatiga tumpah ruah di Lapangan Pancasila menghadiri Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) pada Jum’at 11/05/18. Mereka terdiri dari Forkompinda, OPD terkait, seluruh kecamatan,  kelurahan, organisasi profesi, posyandu lansia dan kelurahan siaga.

Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) menyebabkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan utamanya pelayanan di rumah sakit, hal ini akan menambah beban pemerintah dan masyarakat karena penanganannya membutuhkan biaya besar dan teknologi tinggi. Selain itu kematian dan kecacatan karena PTM menyebabkan hilangnya potensi SDM dan menurunnya produktifitas yang dapat mempengaruhi pembangunan sosial ekonomi.

Kegiatan promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit menular maupun tidak menular. Germas merupakan salah satu upaya promotif-preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor

Tujuan kampanye ini adalah mensosialisasikan Germas kepada masyarakat, dan mengadvokasi para pengambil kebijakan di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam bentuk kebijakan/regulasi yang dikeluarkan.

Walikota Salatiga, Yuliyanto dalam sambutannya mengajak masyarakat Kota Salatiga untuk bersama-sama menerapkan Germas sebagai budaya kita agar sehat, bugar, produktif dan terhindar dari penyakit dengan melaksanakan : a) aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, b) mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, c) cek kesehatan secara berkala, d) diberikan ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan, e) enyahkan asap rokok, f) fungsikan jamban sehat.

Jenis kegiatan dalam kampanye yaitu : a) Senam bersama, b) makan buah dan sayur, dan c) pemeriksaan kesehatan meliputi : cek gula darah, kolesterol,asam urat.

Selain jenis kegiatan diatas pada moment ini juga dilaksanakan Deklarasi Open Deficiation Free (ODF) atau bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) oleh 6 kelurahan yaitu : 1) Sidorejo Kidul, 2) Kalibening, 3) Gendongan, 4) Kecandran, 5) Dukuh, 6) Blotongan. (tw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *