Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

SIDOMUKTI – Sebanyak 150 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah menghadiri Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kecamatan Sidomukti pada Sabtu 6/10. Tujuan dari germas adalah untuk menurunkan kasus penyakit menular dan tidak menular, menurunkan beban pembiayaan kesehatan karena peningkatan penyakit dan juga menghindarkan penurunan produktivitas penduduk.

Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) akan menambah beban pemerintah dan masyarakat karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar dan memerlukan teknologi tinggi. Biaya untuk pengobatan PTM yang sangat besar dapat menyebabkan kemiskinan (pengeluaran katastropik). Selain itu kecacatan dan kematian yang disebabkan oleh kasus PTM juga menyebabkan hilangnya potensi/modal sumber daya manusia dan menurunnya produktivitas (productivity loss) yang pada akhirnya akan mempengaruhi pembangunan sosial ekonomi.

Hal inilah yang melatarbelakangi Pemerintah Kota Salatiga dan  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kesehatan Kota Salatiga untuk melaksanakan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan ini dibuka oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto.

“Mari kita senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat, dengan selalu beraktifitas fisik, makan buah dan sayur setiap hari, tidak merokok, dan tidak minum alcohol. Karena masyarakat kita sekarang cenderung kurang beraktivitas fisik, terlalu lama nonton tv, terlalu lama main game, makan makanan cepat saji serta kurang sayur dan buah”, papar Walikota dalam sambutannya.

Kabid. Kesehatan Masyarakat DKK Salatiga M. Marhadi selaku ketua panitia menjelaskan bahwa Germas merupakan salah satu upaya promotive-preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor.

Kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk 150 peserta meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol.Narasumber kegiatan ini adalahDPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kota Salatiga, Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Dinas Pangan Kota Salatiga.

Selain kampanye germas, Walikota juga meluncurkan Rumah Pemulihan Gizi dan Sistem Monitoring Bayi Lahir Pendek (Simon Baladek) yang merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Salatiga dengan Dokter Spesialis Anak, Persatuan Ahli Gizi Salatiga, TP PKK Kota Salatiga dan Kader Pejuang Gizi.

Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan oleh seluruh pemangku kepentingan tentang komitmen Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Upaya Penanggulangan Stunting melalui Rumah Pemulihan Gizi, Simon Baladek dan Percepatan ODF Tahun 2018.

Kegiatan ini ditutup dengan Talk  Show antara narasumber dengan peserta. Output dari kegiatan ini diharapkan ada tindak lanjut atau intervensi dari berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kota Salatiga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *