Lokakarya penguatan jejaring kader kesehatan

KPM Salatiga – Dalam upaya penguatan jejaring kader kesehatan dalam menanggulangi penyakit DBD dan TB di Kota Salatiga, DKK Salatiga mengadakan Lokakarya Penguatan Jejaring Kader Kesehatan, di Aula KPM Salatiga, Kamis (12/03/2020).

Peserta kegiatan sebanyak 55 orang yang terdiri atas Kader Kesehatan Kecamatan, Kelurahan dan Petugas Puskesmas se-Kota Salatiga.

Secara simbolis, acara dibuka oleh Sekretaris DKK Salatiga, M.Marhadi, SKM. Lokakarya menghadirkan narasumber Kabid P2P, Junaedi, S.Kep, Ners, M.Kes dan Kasi P2M, Wahyu Hudoyoko, SKM, MPH.

Awal tahun 2020 hingga 12 Maret 2020, telah ditemukan 9 kasus DBD di Kota Salatiga. Hal ini perlu diwaspadai setiap lini masyarakat dengan melakukan berbagai langkah pencegahan DBD.

Saat ini Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus dinilai sangat efektif dalam pencegahan DBD. Langkah ini dapat mengendalikan populasi nyamuk vektor DBD, Aedes Aegypti dan Ae. Albopictus.

Selain DBD, pencegahan terhadap penyakit TB juga penting dilakukan seluruh lapisan masyarakat. Penyakit yang disebabkan Mycobacterium Tuberculosis dapat menular melalui percikan dahak.

Upaya pencegahan TB dapat dilakukan melalui screening/deteksi dini dengan memeriksa dahak menggunakan pemeriksaan laboratorium. Deteksi dini pada masyarakat memerlukan peran serta kader kesehatan yang berperan aktif mendukung kegiatan tersebut. Dukungan ini dilakukan melalui pelaporan dan pengiriman pot sputum berisi sampel dahak suspek TB ke Puskesmas setempat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menggalang komitmen kader kesehatan dalam melakukan upaya pencegahan DBD dan TB, serta meningkatkan jejaring pemantauan DBD dan TB di Kota Salatiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *