Lomba Remaja Peduli HIV-AIDS Periode II Kota Salatiga Tahun 2018

SIDOMUKTI –  Sebanyak 18 peserta mengikuti Seleksi Duta Peduli HIV-AIDS Tahap II Tingkat Kota Salatiga di Aula Kecamatan Sidomukt, Selasa 06/11/18. Mereka adalah pemenang 6 (enam) besar dari masing-masing tingkat yaitu tingkat SMP/MTs, SMA/SMK,MA, dan Perguruan Tinggi hasil seleksi tahap I yang telah dilaksanakan telah pada 31/10/18.

Lomba tahap II dilaksanakan dalam bentuk orasi, dengan tema “Dampak LGBT terhadap Penularan HIV/AIDS”. Kriteria penilaian lomba yaitu : (1) penampilan, (2) alat peraga, (3) bobot materi, (4) kemampuan menyampaikan pesan dan mengajak, (5) kesesuaian tema. Durasi waktu orasi adalah 10 menit.

Dewan Juri yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan (4 orang) : dr. Tasfiyah Sri Prihati, drg. Rita Widyaseptriana, Suparli, SKM, M.Kes, Tina Widiastuti, SKM, Puskesmas Sidorejo Kidul  (1 orang) : dr. Muh Anang Eko F, M.Kes, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Salatiga (1 orang) : Rahayunis Permatasari, SKM, memutuskan dan menetapkan pemenang Lomba Duta Peduli HIV-AIDS Tingkat Kota Salatiga Tahun 2018 yaitu :

  • Tingkat SMP/MTs :

Juara I            : Bilbina Bartha Wardhani dari SMP Negeri 1 Salatiga (total nilai 89)

Juara II           : Maria Immaculata dai SMP Negeri 2 Salatiga (total nilai 84)

Juara III          : Muhamad Andrew dari SMP Negeri 8 Salatiga (total nilai 78)

  • Tingkat SMA/SMK/MA :

Juara I            : Thoyibah dari MAN Salatiga (total nilai 84)

Juara II           : Christina Arindya K dari SMA Kristen 1 Salatiga (total nilai 80)

Juara III          : Aanifatun Khasanah dari SMA Putra Bangsa (total nilai 77)

  • Tingkat Perguruan Tinggi :

Juara I            : Chumaeroh Istian Hartani dari Akbid Ar-Rum Salatiga  (total nilai 84)

Juara II           : Reka Anggie Estina dari Akbid Ar-Rum (total nilai 83)

Juara III          : Andre Brian Sarece dari UKSW Salatiga (total nilai 80)

Kegiatan ini sebagai terobosan untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Kota Salatiga. Selain itu peserta lomba tersebut sebagai Duta HIV-AIDS diharapkan dapat berperan dalam menekan angka kasus HIV-AIDS di Kota Salatiga, dengan cara meningkatkan sosialisasi baik dengan penyuluhan langsung maupun tidak langsung di berbagai sektor terutama instiusi pendidikan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *