Verifikasi Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah di TK AL-Azhar 23 Salatiga Tahun 2018

SIDOREJO –Sekolah Sehat pada prinsipnya terfokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut memiliki kondisi lingkungan belajar yang normal (tidak sakit) baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini ditandai dengan situasi sekolah yang bersih, indah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dalam kerangka mencapai kesejahteraan lahir dan batin setiap warga sekolah.

Hal inilah yang melatarbelakangi Dinas Pendidikan Kota Salatiga untuk melaksanakan Lomba Sekolah Sehat (LSS), salah satunya LSS tingkat TK/RA.

TK Al Azhar 23 sebagai nominasi 6 (enam) besar Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang sebelumnya merupakan Juara I LSS Tingkat Kota Salatiga Tahun 2017, diverifikasi oleh Tim Juri Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Jum’at 12/10/18. Penilaian ini disambut oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto, di rumah dinasnya.

“Kami menilai bahwa adanya Lomba Sekolah Sehat mendorong masyarakat untuk berusaha mewujudkan sekolah yang sehat, dan membangun kebiasaan untuk berperilaku sehat di lingkungan sekolah. Hal ini perlu terus dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak bangsa dari berbagai ancaman penyakit,” ujar Yuliyanto pada sambutannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Gati Setiti pada paparannya, bahwa tujuan dari penyelenggaraan LSS yakni untuk membangun kebiasaan perilaku yang sehat. Salah satu tolok ukur terwujudnya masyarakat yang sehat di sekolah adalah dengan adanya UKS/M. Visi UKS/M Kota Salatiga yaitu terciptanya sekolah sehat yang nyaman dan bersih dalam mewujudkan Salatiga yang SMART.

Dewan Juri Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kementrian Agama, dan Bagian Kesra Sekretariat Daerah, melakukan verifikasi di 3 (tiga) lokasi, yaitu (1) TP UKS/M Tingkat Kota Salatiga, (2) TP UKS/M Tingkat Kecamatan Sidorejo, (3) TK Al Azhar 23 Sidorejo Salatiga.

Mereka sangat antusias saat melakukan verifikasi di TK Al Azhar, yang disambut meriah oleh anak-anak didik, dan juga penampilan “dance” yang menarik dan lucu. Selain itu paparan dari guru TK Siti Mukaromah sangat memukau dan meyakinkan dewan juri. Dia memaparkan secara jelas tentang TK Al Azhar baik dari fisik maupun bentuk kegiatan yang dilakukan terutama dari segi kesehatan, dan inovasinya.

Setelah verifikasi selesai, Tim Juri menyampaiakan evaluasi, salah satunya adalah agar lebih meningkatkan lagi inovasi – inovasi kegiatan baru. Mengingat anak didik adalah usia 3-6 tahun maka sekolah diharapkan bisa mengemas kegiatan dengan kretifitas dan inovasi yang lebih menarik dan mudah diingat oleh anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *