Pekan Keteladanan PSN 3M Plus dan Pencanangan Kancil Batik

Pemkot Salatiga – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan ancaman bagi kita semua. Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Kedua nyamuk tersebut berkembang biak di genangan air bersih yang ada di lingkungan sekitar rumah.

Di Salatiga terdapat 36 kasus positif DBD yang ditemukan hingga akhir Februari 2019. Penyakit DBD merupakan emerging disease yang mana penyakit tersebut cepat menyebar dan terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Namun, penyakit DBD bisa dicegah diantaranya melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. Cara ini adalah cara yang paling efektif dalam mencegah DBD.

Sebagai wujud nyata DKK Salatiga dalam mencegah demam berdarah, diadakan Apel Luar Biasa dalam Rangka Pekan Keteladanan PSN 3M Plus dan Pencanangan Kancil Batik, di Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada Jum’at 8 Maret 2019. Apel dipimpin oleh Wakil Walikota Salatiga Muh Haris, S.S, M.Si dan dihadiri oleh 188 orang yang terdiri atas Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas dan Lintas Sektor terkait.

Berbagai upaya penanggulangan DBD di Salatiga diantaranya dengan pembentukan Kelompok Kerja Penanggulangan DBD (Pokjanal DBD) yang terdiri atas Kelurahan, Kecamatan, Puskesmas, Rumah Sakit, TP PKK, Lintas Sektor dan OPD terkait. Selain itu, DKK Salatiga juga melakukan upaya kaderisasi anak usia sekolah yang dinamakan Kancil Batik (Kader Cilik Buru Sergap Jentik). Hal ini senada dengan yang disampaikan Wakil Walikota Salatiga bahwa adanya Kancil Batik akan meningkatkan partisipasi anak-anak baik di sekolah maupun di rumah untuk turut menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari nyamuk.

Rangkaian acara dimulai dari pengarahan oleh Wakil Walikota Salatiga dilanjutkan dengan pencanangan Kancil Batik, penyerahan PSN Kit, penyerahan larvasida, penaburan larvasida di bunga bromelia atau tanaman yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, pelepasan ikan pemakan jentik di Halaman Pemerintah Kota Salatiga, dan diakhiri dengan keteladanan PSN 3M Plus oleh Wakil Walikota dan Jajaran Forkopimda.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Kota Salatiga untuk bersama-sama melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus, yaitu Menguras tempat penyimpanan air, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, Plus menghindari gigitan nyamuk dengan memakai anti nyamuk oles dan tidur memakai kelambu.

Selain itu sangat penting bagi kita untuk melakukan gerakan satu rumah satu jumantik, yang memastikan bahwa rumah tersebut bebas jentik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *