Penguatan kapasitas OPD dan pihak terkait tentang KTR

Rumdin Walikota Salatiga – Sebanyak 35 peserta yang terdiri atas 28 OPD di Kota Salatiga, 5 Institusi Pendidikan, PHRI Kota Salatiga, dan TP PKK Kota Salatiga mengikuti kegiatan Webinar Online “ Penguatan Kapasitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pihak terkait lainnya tentang Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Integrasi COVID-19 di Kota Salatiga”, Jum’at (18/09/2020).

Webinar ini sebagai tindak lanjut pertemuan atau audiensi antara Walikota Salatiga dan Muhammadiyah Step (dulu Muhammadiyah Tobacco Control Center) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 22 Juli 2020.Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada seluruh OPD dan pihak terkait lainnya tentang KTR, teknis dan pelaksanaan KTR, yang harapannya mereka dapat melaksanakan KTR di kawasan institusi masing-masing.Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris, SS, M.Si bertugas sebagai keynote speaker pada kegiatan ini menghimbau kepada seluruh lintas sektor dan pihak terkait lainnya di Kota Salatiga untuk mendukung implementasi KTR.

Hal ini diperkuat dengan penandatanganan deklarasi dukungan implementasi KTR di lingkungan pemerintah Kota Salatiga sesuai dengan Perda Kota Salatiga Nomor 6 Tahun 2016 tentang KTR yang dilakukan oleh masing-masing OPD dan pihak terkait lainnya.

Sebagai narasumber kegiatan ini yaitu dr. Supriyatiningsih, M.Kes, Sp. OG, M. Med dari Muhammadiyah Step UMY (Urgensi Penerapan KTR Sudut Pandang Kesehatan dan Pencegahan Penularan COVID-19 serta Optimalisasi Bonus Demografi, Haryono Arief selaku Kabag Hukum Setda Kota Salatiga (Penerapan KTR dalam Perspektif Hukum), Dianita Sugiyo dari Muhammadiyah Step UMY (Best Practice Penerapan Implementasi KTR), Soewardiman Al Afghani, SH dari Muhammadiyah Step UMY (Monitoring dan Evaluasi KTR), dan Siti Zuraidah, SKM, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga (Rencana Implementasi KTR di Kota Salatiga).Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan KTR di Kawasan OPD masing-masing dan pihak terkait lainnya sehingga kesadaran masyarakat untuk tidak merokok akan meningkat dan perilaku merokok dapat dikendalikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *