Rockport jamaah haji kota salatiga pemberangkatan Tahun 2020

Stadion Kridanggo – Untuk menunjang kesehatan calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci. DKK Salatiga melakukan tes kebugaran metode Rockport. Rockport merupakan salah satu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik, karena kebugaran merupakan elemen mendasar dalam merumuskan ketahanan dan kekuatan fisik serta salah satu faktor yang menentukan derajat kesehatan. Kebugaran dapat meningkatkan kinerja jantung, paru-paru, dan otot, dan kemampuan berotot. Selanjutnya kebugaran fisik sangat penting untuk membantu meminimalkan masalah kesehatan seperti gangguan jantung dan obesitas yang semuanya dapat mempengaruhi kehidupan dan fungsi pekerjaan sehari hari.

Sekitar 205 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga pemberangkatan tahun 2020 mengikuti kegiatan pengukuran kebugaran dan istithaah kesehatan haji yang dilaksanakan selama dua hari yaitu Jumat – Sabtu, 21-22 Februari 2020 di Stadion Kridanggo Salatiga. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pemeriksaan istithaah kesehatan yang sudah dilaksanakan selama 4 hari sebelumnya yaitu tanggal 17-20 Februari 2020.

Pada pengukuran kebugaran ini menggunakan metode rockport. Rangkaian kegiatan ini dimulai dari pendaftaran, pengarahan dari petugas, pemanasan, pemeriksaan kesehatan awal, lari atau jalan, dan pemeriksaan kesehatan akhir. Setelah melalukan pemanasan, seluruh calon jamaah haji terlebih dahulu diperiksa oleh tim kesehatan haji, meliputi pengukuran tekanan darah, denyut nadi dan wawancara mengenai riwayat kesehatan.

Berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan peserta dibedakan dalam dua golongan yaitu warna merah (mempunyai resiko kesehatan) dan warna krem. Untuk golongan merah dengan kategori usia lebih dari 60 tahun dan ada riwayat penyakit seperti hipertensi, obesitas, dll diukur dengan cara jalan selama 6 menit. Sedangkan golongan krem diukur melalui lari atau jalan sejauh 1,6 KM yang berjarak sama dengan mengelilingi stadion kridanggo sebanyak 4 kali putaran. Kegiatan ini diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan kembali oleh tim kesehatan haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *