Seminar deteksi dini gangguan Thyroid

Grand Wahid Hotel – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-55 tahun 2019, Panitia HKN bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Laboratorium Pramita mengadakan Seminar Deteksi Dini Gangguan Thyroid, Sabtu (02/11/2019).

Peserta seminar sebanyak 150 orang yang terdiri atas dokter umum dan dokter spesialis di Kota Salatiga. Secara simbolis acara dibuka oleh Direktur IT Laboratorium Pramita, Ir. Chaerul Anam.

Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain, dr. Hasto Nugroho, Sp. P, MKM, FISR, dr. Hj. Peni Erlinawati, M.Sc. Sp.PD, dan dr. Yudha Indrawirawan, Sp. PK. Turut hadir Sekretaris DKK Salatiga, M. Marhadi, SKM dan Ketua IDI Kota Salatiga, dr. dr. Hasto Nugroho, Sp. P, MKM, FISR.

Dalam sambutannya, Sekretaris DKK Salatiga menyampaikan bahwa gangguan Thyroid berdampak pada tumbuh kembang anak dan berpotensi menimbulkan stunting. “Stunting dapat dicegah dengan mengoptimalkan 1000 Hari Pertama Kehidupan dimulai sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun” Paparnya.

Untuk meningkatkan upaya deteksi dini gangguan thyroid diperlukan keahlian tenaga kesehatan/dokter dalam melakukan penatalaksanaannya. Hal ini senada dengan yang disampaikan Ketua IDI Kota Salatiga bahwa sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dalam diagnostik gangguan thyroid didukung dengan alat penunjang yang baik sehingga tidak terjadi selisih paham dengan pasien/keluarganya. “ Dokter dapat meningkatkan kompetensi dan mengupdate info kesehatan terkini” Imbuhnya.

Sekretaris DKK Salatiga berharap dapat tercipta kerjasama yang baik antara dokter dengan tenaga kesehatan masyarakat dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat Kota Salatiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *