Sosialisasi CERDIK di Sekolah oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga

UPT KPM – Perkembangan teknologi yang semakin maju berdampak pada pemenuhan kebutuhan yang semakin mudah sehingga merubah gaya hidup masyarakat menjadi serba instan. Hal ini dapat berpengaruh pada kesehatan dan memicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM).

Dewasa ini terjadi peningkatan kasus PTM di Indonesia, dimana PTM adalah penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Sebesar 80% PTM timbul karena perilaku hidup yang tidak sehat, seperti kurang konsumsi buah dan sayur, kurang aktivitas fisik, merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian PTM, DKK Salatiga mengadakan Sosialisasi CERDIK di Sekolah, Rabu 27/03/2019. Sasaran kegiatan sebanyak 70 orang yang terdiri atas Dinas Pendidikan, Kantor Kemenag Kota Salatiga, Guru BK dan perwakilan siswa SMA/K sederajat, Pengelola program PTM Puskesmas se-Kota Salatiga. Kegiatan dibuka oleh Kabid P2P, Junaedi, S.Kep, Ners, M.Kes. Narasumber Junaedi S.Kep, Ners, M.Kes, dr. Rosalia P, Tina Widiastuti,SKM, dan Dra. Retnowati, M.Kes.

Peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap faktor resiko PTM sangat penting dalam pengendalian PTM. Sekolah menjadi salah satu sasaran strategi dari usia 15 tahun keatas yang berada di lembaga pendidikan lebih banyak terpapar dengan permasalahan kesehatan. Untuk itu diperlukan pemberdayaan dan peran serta masyarakat yang dikenal dengan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM.

Posbindu PTM bukan hanya di masyarakat kelurahan saja, tetapi juga bisa dilaksanakan di sekolah-sekolah melalui posbindu CERDIK, sehingga siswa/i di sekolah dapat memeriksakan dirinya sesuai dengan waktu yang ditentukan. Peran guru dan siswa sebagai kader sangat penting demi berjalannya posbindu yang ada dibawah pengawasan Puskesmas setempat. Kader dari sekolah akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan faktor resiko PTM melalui kegiatan Sosialisasi Posbindu CERDIK di Sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan,kesadaran dan kemandirian masyarakat di lingkungan sekolah terkait faktor resiko PTM, dan diperolehnya komitmen dalam melaksanakan deteksi dini, monitoring dan tindak lanjut faktor resiko PTM melalui pembentukan Posbindu CERDIK di sekolah. Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *