Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 kepada Fasyankes

DKK Salatiga – Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dapat memberikan dampak berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah B3 dihasilkan olah berbagai tempat diantaranya fasilitas pelayanan kesehatan.

Sebagai langkah untuk mensosialisasikan pengelolaan limbah B3 kepada seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Kota Salatiga, DKK Salatiga mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 di Fasyankes yang dihadiri oleh 41 peserta yang terdiri atas klinik, rumah sakit dan puskesmas se-Kota Salatiga, Kamis (04/04/19). Kegiatan dibuka oleh Kasi KLKK, Winarni, SKM. Hadir sebagai narasumber Kasi Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan DLH Salatiga, Riawan Widyatmoko, SP dan Staf Bidang Pengelolaan DLH Salatiga, Reni Wahyu Ningsih, Amd.

Berbagai limbah yang dihasilkan oleh fasyankes diantaranya limbah gas, cair dan padat. Pengelolaan yang tidak benar akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan dampak berbahaya lainnya. Untuk itu diperlukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan fasyankes dalam pengelolaan limbah B3 sesuai standar.

Dalam melakukan pengelolaan limbah B3, fasyankes harus memiliki izin pengelolaan dan izin penampungan. Apabila fasyankes menggunakan jasa pihak ketiga, maka pihak ketiga tersebut juga harus memiliki izin.

Sesuai PP No. 24 Tahun 2018, tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik, pengajuan izin pengelolaan limbah B3 dapat dilakukan secara online melalui Online Single Submission (OSS). OSS dibagi dalam dua kategori yaitu untuk penghasil limbah dinamakan izin operasional pengelolaan limbah B3, sedangkan jasa pengolah limbah B3 menggunakan izin usaha jasa. Pengajuan izin pengelolaan limbah B3 di Salatiga dapat dilakukan melalui DPMPTSP dengan melampirkan beberapa syarat diantaranya surat permohonan dan surat pernyataan.

Apabila fasyankes tidak mampu melakukan pengelolaan limbah B3 secara mandiri sehingga membutuhkan bantuan pihak lain, dapat menggunakan jasa pihak ketiga. Tentunya pihak ketiga yang dipilih haruslah yang sudah memiliki izin dan terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pihak ketiga yang sudah terdaftar dapat di cek melalui website Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pelayananterpadu.menlhk.go.id.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pengelolaan limbah B3 semua fasyankes di Salatiga, sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan sehat serta bebas pencemaran limbah utamanya limbah B3. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *