Verifikasi LSS Tingkat Provinsi Jawa Tengah

SIDOREJO – Pada prinsipnya Sekolah Sehat terfokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut memiliki kondisi lingkungan belajar yang normal (tidak sakit) baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini ditandai dengan situasi sekolah yang bersih, indah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dalam kerangka mencapai kesejahteraan lahir dan batin setiap warga sekolah. Hal inilah yang melatarbelakangi Dinas Pendidikan Kota Salatiga untuk melaksanakan Lomba Sekolah Sehat (LSS), salah satunya LSS tingkat TK/RA.

TK Al Qudwah sebagai nominasi 5 (lima) besar Tingkat Provinsi Jawa Tengah, , diverifikasi oleh Tim Juri Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (19/11/2019). Tim Penilai sejumlah 5 orang disambut oleh Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto di Rumah Dinas Walikota Salatiga.

Sebelumnya, Ketua Tim Penilai, Herry Christiawan K, SH menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan tim adalah untuk menilai kesesuaian data administrasi yang sudah dikirim ke provinsi dengan kondisi di lapangan. Penilaian dilakukan di 3 lokasi yaitu TK Al Qudwah, Sekretariat TP UKS Kecamatan Sidorejo dan Sekretariat TP UKS Kota Salatiga.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Walikota Bidang Hukum dan Pemerintahan, Heni Mulyani, SE, MAP, MA. Dalam kesempatan ini, Heni Mulyani, SE, MAP, MA menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota TP UKS yang selama ini telah membina UKS di Sekolah se-Kota Salatiga. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi Kota Salatiga terkait kesehatan di dunia pendidikan. Mudah-mudahan kegiatan dapat berjalan lancar dan TK Al Qudwah dapat meraih hasil seperti yang diharapkan” Imbuhnya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan paparan Ketua Pembina TP UKS Kota Salatiga, Yuni Ambarwati, SH, dan kunjungan lapangan di 3 lokasi. Setelah verifikasi selesai, Tim Juri menyampaiakan evaluasi, salah satunya adalah agar lebih meningkatkan lagi inovasi – inovasi kegiatan baru. Mengingat anak didik adalah usia 3-6 tahun maka sekolah diharapkan bisa mengemas kegiatan dengan kretifitas dan inovasi yang lebih menarik dan mudah diingat oleh anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *