Waspada Leptospirosis

Pada musim hujan terdapat banyak genangan air disekitar kita. Genangan air tersebut tidak hanya sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun juga berpotensi menularkan penyakit leptospirosis.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan bakteri Leptospira yang ditularkan melalui air kencing binatang utamanya tikus. Bakteri Leptospira yang berada di genangan air dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui kulit yang rusak, terluka, lecet, dan lembab. Selain genangan air, tempat yang perlu diwaspadai yaitu sungai, danau, selokan, saluran air, sawah, dan lumpur.

Tanda penyakit leptospirosis antara lain demam mendadak lebih dari 38.5 derajat Celcius, sakit kepala, lemah, mata merah, kekuningan pada otot, dan nyeri betis. Tanpa pengobatan, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (peradangan selaput di sekitar otak dan tulang belakang), gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.

Upaya pencegahan penyakit ini antara lain dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya mencuci tangan dengan sabun saat dan setelah beraktivitas, memakai sarung tangan, sepatu boot saat di kebun, sawah, dan tempat potensial lainnya, serta membersihkan sarang tikus dan genangan air.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *