Workshop Pemulasaran Jenazah Orang dengan HIV-AIDS (ODHA)

Tamansari SETDA- Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) merupakan seseorang yang telah terdeteksi adanya virus HIV didalam tubuhnya. AIDS adalah sekumpulan gejala dan infeksi/sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV. Sedangkan virus HIV adalah virus yang memperlemah kekebalan tubuh manusia.
Sampai Agustus 2018, kumulatif jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Salatiga sebanyak 266 (HIV:121, AIDS:144). Stigma tentang penyakit HIV/AIDS masih sulit dihilangkan. Stigma dan diskriminasi bisa terjadi di berbagai lingkungan tak terkecuali lingkungan masyarakat. Diskriminasi ini bahkan juga terjadi ketika ODHA meninggal dunia, tidak ada yang mau memandikan jenazahnya karena takut tertular HIV/AIDS.

Sebagai wujud kepedulian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Salatiga untuk menanggulangi masalah tersebut, KPA Kota Salatiga menyelenggarakan Workshop Pemulasaraan Jenazah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Kota Salatiga Tahun 2018 yang dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri atas Petugas Pengurus Jenazah RS dan Modin se-Kota Salatiga serta LSM Peduli AIDS (KDS Solidaritas dan LSM Peduli Asih). Workshop ini akan dilaksanakan selama 2 hari, 28-29 November 2018.

Acara ini dibuka oleh M. Marhadi,SKM selaku Sekretaris KPA Kota Salatiga. Narasumber Drs. BPH Pramusinta, M.Kes (Kabag. Kesra Kota Salatiga), dr. Indriani Dwi Astuti (Ka. Puskesmas Kalicacing), LSM Peka (Pendamping ODHA), dan Didik Suwarsono (Ketua PKVHI Jateng).

Sebelum dimulai materi, peserta pretest terlebih dahulu dan diakhir acara dilakukan postest. Workshop ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada peserta mengenai pencegahan dan penularan HIV/AIDS, dan tata cara pemulasaraan jenazah ODHA secara aman tanpa diskriminasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *