Deteksi Dini Kesehatan Remaja

Sabtu 13 Agustus 2022 | Deteksi Dini Kesehatan Remaja

Derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah digambarkan melalui Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian balita (AKABA), angka morbiditas beberapa penyakit dan status gizi. Permasalahan kesehatan lain di Jawa Tengah adalah permasalahan gizi. Sementara itu gambaran kasus gizi buruk pada balita di Jawa Tengah dari tahun tahun 2019 sampai dengan 2001 mengalami peningkatan (1.193 kasus pada tahun 2019, 1.421 kasus padan tahun 2020) dan tahun 2021 menjadi 1.868 kasus). Peningkatan kasus gizi buruk pada balita bila tidak diatasi dengan tepat dan terintegrasi dapat berlanjut menjadi balita stunting.

Salah satu upaya penurunan kematian ibu adalah dengan mengupayakan remaja sehat, bugar, bebas anemia. Upaya tersebut membutuhkan peran dan komitmen dari lintas program dan lintas sektor. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Balkesmas Wilayah Magelang melaksanakan kegiatan Deteksi Dini masalah kesehatan dengan sasaran remaja untuk menanamkan perilaku sehat di masa pandemi khususnya sebagai generasi penerus bangsa

DPRD Provinsi Jawa Tengah Bersama Dinkes Prov Jawa Tengah, Balkesmas Ambarawa dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga melaksanakan Sosialisasi Deteksi Dini Kesehatan Remaja yang berlangsung di SMKN 2 Salatiga pada Sabtu 18/8/2022. . Peserta terdiri atas 75 siswi SMK negeri 2.

Tujuan Kegiatan adalah memberikan kemampuan kepada peserta agar mampu mendeteksi dini masalah kesehatan remaja.

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ibu Dyah Kartika P., SE, MM. , Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ibu Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd., Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ibu dr. Hj. Sholeha Kurniawati, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Ibu Siti Zuraidah, SKM., M.Kes.

Besar harapan pelaksanaan Kegiatan ini adalah meningkatkan angka harapan hidup dan menurunkan angka kematian dan angka kesakitan serta peningkatan akses mutu pelayanan kesehatan melalui kegiatan deteksi dini dan penjaringan masalah kesehatan pada Remaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *