Lokakarya Evaluasi Petugas Pemantau Jentik

Curah hujan yang cukup tinggi dengan siklus yang tidak menentu menjadikan nyamuk lebih cepat berkembang. Situasi yang seperti ini menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merajalela khususnya di Kota Salatiga. Hal ini menjadi masalah yang serius karena masih ditemukan kematian akibat penyakit DBD.

Bertempat di Dinas Kesehatan Kota Salatiga (Senin, 18 Juli 2022) Lokakarya dan Evaluasi Petugas Pemantau Jentik (PPJ) dihadiri oleh Kader Pemantau Jentik dan petugas puskemas.

Sub Koordinatori bidang Pengendalian Penyakit Menular, Bapak Wahyu Hudoyoko, S.K.M., M.P.H. membuka acara PPJ menyambut peserta dengan motivasi “Bapak Ibu sekalian yang hadir disini menjadi promotor pencegahan DBD agar masyarakat di sekitar mampu menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Yang mana PSN ini adalah satu-satunya program yang diakui mengendalikan persebaran DBD “

Evaluasi PPJ terdiri atas, pelaksanaan di seluruh wilayah Kota Salatiga dengan waktu 1 minggu sekali. Rumah yang diperiksa sejumlah 100 rumah setiap kelurahan setiap bulannya. Hasil yang dilakukan dilaporkan ke Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Target ABJ 95% dan IC 2% (Kepadatan rendah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *