Kamis 06 Oktober 2022 | Orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital Dinas Kesehatan Kota Salatiga 2022.
Hipotiroid Kongenital (HK) adalah penyakit yang jarang ditemui. Hipotiroid Kongenital merupakan penyebab disabilitas intelektual tersering pada anak yang dapat dicegah. HK disebabkan oleh karena tidak adekuatnya produksi hormon tiroid pada bayi baru lahir. Pada awal kehidupan, HK sangat jarang menunjukkan gejala klinis. Lebih dari 70% penderita HK didiagnosis setelah umur 1 tahun, sehingga telah mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan motorik, gangguan intelektual, serta keterbelakangan mental yang permanen. Hanya 2,3% yang bisa dikenali sebelum umur 3 bulan dan dengan pengobatan dapat meminimalkan keterbelakangan pertumbuhan dan perkembangan. Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.
Berdasarkan hal tersebut Dinas Kesehatan Kota Salatiga melalui Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi menyelenggarakan kegiatan Orientasi Skrining Hipotiroid Konginetal (SHK) berlangsung di Aula Klinik Paru Masyarakat pada Kamis, 06 Oktober 2022. Peserta terdiri Petugas Puskesmas 12 orang, Rumah Sakit 8 orang, Klinik 2 orang, Pengurus IBI Cabang Kota Salatiga 2 orang, dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga 6 orang.
Tujuan Kegiatan ini adalah Terlaksananya Orientasi Skrining Hipotiroid Konginetal (SHK) di Kota Salatiga, Meningkatkan pengetahuan Nakes tentang pelaksanaan SHK, Adanya kesepakatan pelaksanaan SHK di Kota Salatiga.
Kegiatan di buka oleh Kabid Kesmas, Bambang Pramusinto S.T., M.T.,hadir sebagai narasumber Staff Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Unzila Rahma Yanu Wikasasti, SST, M.Kes, Muslikah, SKM., dan dr. Listya Eko Wulandari Sp.A.
Dengan pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Nakes dan adanya kesepakatan pelaksanaan SHK di Kota Salatiga sebagai upaya deteksi dini dan intervensi dini untuk mencegah timbulnya penyakit gangguan akibat tiroid.








Prosedur nya bagaimana?
Boleh dong, dishare langkah2 pemeriksaan, atau video Prosedur pemeriksaan. Makasih
Skrining Hipotiroid kongenital dilakukan pada bayi usia 48 – 72 jam (paling ideal) dan maksimal usia 14 hari. SHK dilakukan dengan mengambil sampel darah kapiler dari permukaan lateral kaki bayi atau bagian medial tumit. Darah kapiler diteteskan ke kertas saring khusus yang telah disediakan. Setelah kering, kertas saring tersebut dikirim ke laboratorium rujukan yang telah ditunjuk. Pelayanan SHK Kota Salatiga dapat diperoleh di Puskesmas dan RS se Kota Salatiga.