Selasa, 20 September 2022 | Workshop Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) bagi Guru PAUD
Stimulasi yang tepat dan adekuat akan merangsang otak anak sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian, serta perilaku dan emosi pada anak berlangsung optimal sesuai dengan umurnya. Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan guna mengetahui adanya kemungkinan penyimpangan termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya.
Kegiatan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita yang menyeluruh dan terkoordinasi diselenggarakan dalam bentuk kemitraan antara keluarga (orang tua, pengasuh anak, dan anggota keluarga lainnya), masyarakat (kader, tokoh masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, dan sebagainya) dengan tenaga profesional (kesehatan, pendidikan, dan sosial), akan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak umur dini dan kesiapan memasuki jenjang pendidikan formal. lndikator keberhasilan pembinaan tumbuh kembang anak tidak hanya meningkatnya status kesehatan dan gizi anak tetapi juga mental, emosional, sosial dan kemandirian anak berkembang secara optimal.
Dinas Kesehatan Kota Salatiga melaksanakan Workshop Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) bagi Guru Paud yang berlangsung dua hari bertempat di Aula KPM pada Selasa 20/9/2022 pada hari Pertama. Peserta terdiri atas 100 orang Guru Paud. Hadir sebagai narasumber dr. Listya Eko Wulandari, Sp.A (RSUD Salatiga), dan Aulia Rahmasiwi, Amd.Keb (DKK Salatiga).
Tujuan Kegiatan ini adalah Tersedianya acuan atau pedoman stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak, Tersedianya sumber daya pendukung pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak, Terselenggaranya kegiatan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak baik di fasilitas kesehatan, PAUD, dan lembaga sosial, Tersedia dan terselenggaranya jejaring dan alur rujukan tumbuh kembang anak, dan Terselenggaranya monitoring evaluasi dan pembinaan kegiatan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini diharapkan dapat menggalang komitmen seluruh peserta dapat mendukung kegiatan pelasanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak baik di Fasilitas Kesehatan, PAUD, dan Lembaga Sosial.






