Penguatan Jejaring dan Kemitraan dalam Program Upaya Penurunan AKI dan AKB

Program Pembangunan kesehatan di Indonesia masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas serta bayi pada masa perinatal. Hal ini masih ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi ( AKB ) di Indonesia.

Derajat kesehatan yang baik pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir sampai usia balita hanya bisa tercapai jika terjadi pemenuhan nutrisi dan pemberian pelayanan kesehatan yang berkualitas sejak terjadinya kehamilan sampai anak berusia lima tahun. Pemenuhan ini dimulai sejak ibu dan balita di rumah sampai di pelayanan dasar dan rujukan. Oleh karenanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu dan keluarga dalam kesehatan ibu dan anak serta kompetensi dan kepatuhan petugas dalam memberikan pelayanan sesuai standar menjadi penting.

Untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan kerjasama yang sinergis dan berkesinambungan dari semua pihak yang terlibat , baik lintas program maupun lintas sektor, dari mulai hulu sampai dengan hilir , sehingga penguatan jejaring dan kemitraan dalam pemberian layanan KIA secara optimal dapat tercapai.

Dinas Kesehatan Kota Salatiga bersama Balkesmas Wilayah Ambarawa menyelenggarakan Kegiatan Penguatan Jejaring dan Kemitraan dalam Program Upaya Penurunan AKI dan AKB, Rabu 29 November 2023 di Aula Germas Dinas Kesehatan. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 25 orang terdiri dari DKK Bidang Yankes, DKK Sie Kesga, PTM, Puskesmas, RS Rujukan, dan Linsek Terkait (OP IBI, IDI).

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr. Prasit Al Hakim sekaligus menyampaikan materi Ansit & Peningkatan Pelayanan dalam penuruan AKI-AKB, kemudian dilajutkan oleh praktisi / Klinisi dari RSUD Salatiga mengenai Pengenalan dan deteksi dini resiko tinggi PTM dan PM pada kehamilan kemudian materi tentang Surveilans PTM & PM pada Ibu Hamil oleh Kabid. P2P Suhardi, S.K.M, M.Kes dan diakhiri dengan Diskusi dan RTL yang dipimpin oleh Kabid. Kesmas Bambang Pramusinto, S.T, M.T.

Dengan adanya kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pendampingan serta pemantauan layanan KIA dengan resti sesuai standart dan dapat membangun jejaring dan kemitraan layanan KIA secara optimal dan berjenjang di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *