WORKSHOP SURVEILANS BERBASIS MASYARAKAT (SBM) 2026

Kamis, 12 Februari 2026 – Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan kegiatan Workshop Surveilans Berbasis Masyarakat, Kegiatan ini merupakan pendekatan pemantauan kesehatan yang melibatkan peran aktif masyarakat dalam mendeteksi, melaporkan, dan merespons secara dini kejadian penyakit atau masalah kesehatan di lingkungan sekitar. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam sistem kewaspadaan dini dan respons cepat terhadap potensi wabah atau kejadian luar biasa (KLB).

Dalam kesempatan ini turut hadir beberapa narasumber dari Dinas Provinsi Jawa Tengah, surveilans maupun Kader dari kota salatiga. Kegiatan ini di Buka oleh Suharyono. S.Kep selaku Ketua Tim Kerja dalam sambutanya diharapkan para kader Survielans dari Masyarakat mampu melaporkan kejadian-kejadian dan merespon cepat terhadap potensi Wabah atau kejadian Luar Biasa (KLB). selain itu turut hadir beberapa narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yaitu Bp. Asmuri, S.KM.M.Kes seorang Epidemiolog Kesehatan dan Bp. Budi Kristianto, SKM,M.Kes selaku Penyuluh Kesehatan Masyarakat.

Tujuan Kegiatan ini secara umum untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pelaksanaan surveilans kesehatan berbasis komunitas dan secara khusus yaitu untuk Meningkatkan pemahaman tentang konsep surveilans berbasis masyarakat, meningkatkan kemampuan deteksi dini kejadian penyakit menular dan tidak menular, melatih keterampilan pelaporan kasus secara tepat dan cepat, membangun jejaring koordinasi antara masyarakat dan fasilitas kesehatan (Puskesmas/Dinas Kesehatan).

Output kegiatan ini yaitu agar terbentuknya kader surveilans berbasis masyarakat, tersusunnya mekanisme pelaporan di tingkat desa/kelurahan, meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi wabah, adanya komitmen bersama dalam sistem deteksi dini.

Indikator kegiatan ini adalah minimal 80% peserta memahami konsep SBM, peserta mampu melakukan simulasi pelaporan dengan benar, terbentuknya grup komunikasi surveilans (WA/Telegram).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *