Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai penyakit Demam Berdarah Dengue, Wahyu Hudoyoko, SKM, MPH selaku Sub Koordinator P2M Dinkes Salatiga menjadi narasumber Dialog Interaktif di Radio Suara Salatiga dengan tema Salatiga Perangi DBD, Selasa (19/03/2024).
Demam berdarah dengue (DBD) atau yang disebut dengan dengue hemorrhagic fever (DHF) adalah penyakit menular akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit ini disebabkan oleh jenis virus dengue.
Ciri khas nyamuk ini adalah ukurannya yang kecil dan memiliki tubuh berwarna hitam dengan belang putih di sekujur tubuhnya. Sifat khas dari nyamuk demam berdarah dapat dilihat dari waktu gigitan. Nyamuk-nyamuk ini aktif menggigit pada pagi hingga sore hari, paling aktif saat dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.
DBD ditandai dengan demam tinggi secara tiba-tiba selama 5-7 hari, yang diikuti dengan penurunan trombosit secara cepat. Pada hari ke 3-7 terjadi fase kritis yang ditandai dengan kebocoran pembuluh darah yang menyebabkan pendarahan, pada fase ini dapat terjadi shock apabila tidak segera ditangani. Selama 1-7 hari harus waspada, dengan memberikan cairan yang cukup dan memperhatikan perkembangan klinis dan laboratoris. Pada hari ke 7-14 merupakan fase pemulihan yang ditandai dengan kadar trombosit berangsur naik.
Saat terjangkit penyakit DBD, segera lakukan pertolongan pertama untuk mencegah penyakit semakin memburuk. Cara pertolongan pertama yang harus anda lakukan ketika terjangkit DBD: Lakukan posisi tirah baring (bedrest) pada pasien DBD. Ini bisa membantu meringankan kesakitan pada seluruh anggota badan penderita selama demam akibat DBD berlangsung, Perbanyaklah minum air putih bersih. Minimal harus menghabiskan dua liter perhari, Lakukan proses kompres kepala kompreslah bagian dahi kepala dengan menggunakan air hangat, Berikan obat pereda demam, jika keadaan penderita mengalami demam yang tinggi, jika dalam dua hari atau tiga hari keadaan penderita tidak membaik Segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Faskes terdekat demi mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.
Penyebaran Demam Berdarah Dangue (DBD) dapat di cegah dengan menerapkan gerakan 3M Plus yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air, Memanfaatkan limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (mendaur ulang) Plus: Mencegah gigitan dan Perkembangbiakan nyamuk dengan, Tidur menggunakan kelambu, Mengunakan lotion anti nyamuk, Memberikan larvasida pada penampungan air, Gotong royong membersihkan lingkungan, Memelihara ikan pemakan jentik, Meletakkan pakaian habis pakai dalam wadah tertutup dll.
Mari kita bersama-sama melakukan PSN-3M PLUS secara rutin untuk mencegah DBD di lingkungan kita.





