Salatiga – Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang. Kondisi cuaca yang lebih kering dan suhu udara yang meningkat berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Musim kemarau dapat meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, gangguan saluran pernapasan karena debu, hingga memperburuk kondisi kesehatan pada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Melalui edukasi kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengajak masyarakat untuk membiasakan beberapa langkah sederhana, yaitu memperbanyak konsumsi air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi, mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh, menghindari aktivitas di bawah paparan sinar matahari langsung terutama pada siang hari, serta menjaga kebersihan diri dan menggunakan masker apabila kualitas udara menurun atau lingkungan berdebu.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, khususnya kelompok yang lebih rentan terhadap dampak cuaca panas. Apabila mengalami gejala seperti pusing, lemas, haus berlebihan, demam tinggi, atau sesak napas, segera lakukan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan sedini mungkin.
Dinas Kesehatan Kota Salatiga berharap masyarakat dapat terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai upaya menjaga kesehatan selama musim kemarau.
Dengan langkah pencegahan yang tepat dan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat Kota Salatiga tetap sehat, produktif, dan terlindungi dari berbagai risiko kesehatan selama musim kemarau berlangsung.





