Pelayanan kesehatan primer merupakan salah satu pilar transformasi kesehatan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan kesehatan berdasarkan siklus hidup yang mudah diakses dan terjangkau sampai pada tingkat masyarakat, keluarga dan individu. Transformasi layanan primer difokuskan untuk meningkatkan layanan promotif dan preventif, seperti memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, promosi kesehatan, membangun infrastruktur, melengkapi sarana, prasarana, SDM, serta memperkuat manajemen.
Perubahan mendasar pada transformasi layanan kesehatan primer terletak pada desain layanan yang difokuskan pada kelompok sasaran (people center) yang diberikan sampai ke tingkat dusun dan keluarga. Pada level kecamatan, desa ini memberikan paket layanan untuk masing-masing siklus hidup di berbagai tingkatan layanan kesehatan yang ada di Puskesmas, baik pelayanan di dalam gedung maupun luar gedung.
Pelayanan di Puskesmas akan terbagi menjadi 5 klaster yaitu Klaster Manajemen, Kalster Ibu dan Anak, Klaster Pelayanan Kesehatan Usia Dewasa dan Lansia, Klaster Penanggulangan Penyakit Menular dan Lintas Klaster. Perubahan ini akan mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui pemantuan dengan dashboard situasi kesehatan di setiap desa.
Melalui integrasi pelayanan kesehatan primer, peran Puskesmas sebagai penanggung jawab wilayah dalam kesehatan diwilayah kerjanya akan semakin diperkuat dengan aktifnya PWS (Pemantauan Wilayah Setempat) tingkat desa/keluruhan oleh petugas kesehatan bersama kader. Lintas program, lintas sektor dan organisasi profesi di bidang kesehatan memiliki peran yang menentukan untuk keberlangsungan transformasi pelayanan kesehatan primer.
Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengadakan Kegiatan “Launching dan Sosialisasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP)” pada hari Selasa, 30 April 2024 di Hotel Wahid, dengan Peserta Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Perwakilan Puskemas se Kota Salatiga, Lintas Sektor, Tim Penggerak PKK, dan Organisasi Profesi. Hadir Sebagai Narasumber, PJ Walikota Salatiga dalam hal ini diwakilkan oleh Staff Ahli Wali Kota, Bidang Masyarakat SDM, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Salatiga, BAPPEDA Kota Salatiga, dan Puskesmas Bumijawa Kabupaten Tegal.
Dalam Kesempatan tersebut Staff Ahli Wali Kota, Bidang Masyarakat SDM memberikan arahan terkait Program Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Salatiga, dilanjutkan dengan Penyampaian Kebijakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Provinsi Jawa Tengah, Best Practice Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Puskesmas Bumijawa Kabupaten Tegal,Roadmap Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Kota Salatiga, dan Dukungan Anggaran Dana Kelurahan dalam Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).











Ada narasinya ?