Puskesmas merupakan yang terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan primer, saat ini sudah mencapai 10.416 Puskesmas (Kepmenkes No. 2099 Tahun 2023). Sedangkan Pustu merupakan perpanjangan tangan Puskesmas dalam melaksanakan pelayanan di wilayahnya. Keberadaan Pustu diharapkan dapat memudahkan akes masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Namun, data capaian SPM Bidang Kesehatan Kota memperlihatkan bahwa pelayanan primer dengan skema jaringan dan jejaring di atas belum cukup efektif mencakup seluruh sasaran masyarakat. Hal ini menyiratkan perlu dilakukan pendekatan baru dalam pemberian pelayanan, untuk itu Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyelenggarakan peningkatan pemahaman tentang penyelenggaraan pelayanan yang terintegrasi melalui Orientasi Penyelenggaraan Puskesmas Pembantu bagi Petugas Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari, 14-18 oktober 2024 bertempat di Grand Wahid Hotel.
Acara ini di buka oleh Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Suparli, SKM, M.Kes. Hadir sebagai narasumber Rita Utrajani, SKM, M.Kes dari Dinkes Prov. Jawa Tengah dan Hartini Sulistyandari, SKM, M.Kes dari Dinkes Prov. Jawa Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk terwujudnya kesehatan primer yang komprehensif dan berkualitas, dengan sasaran strategis : menguatkan promotif, preventif di FKTP melalui UKBM dan pendekatan keluarga, terpenuhinya sarana, prasarana, obat BMHP dan alat kesehatan pelayanan primer serta menguatnya tata kelola manajemen pelayanan kolaborasi antara publik-swasta dalam mencapai UHC Puskesmas.








