Akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat saat ini tidak hanya membawa dampak positif bagi masyarakat namun juga memberikan dampak yang negatif bagi kesehatan masyarakat. Sekarang ini kita menghadapi beban ganda penyakit yaitu terjadinya peningkatan kasus Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular di Masyarakat. Sebagai contoh adalah peningkatan kasus Tuberkulosis (TBC) dan peningkatan kasus orang dengan masalah kesehatan jiwa.
Disamping permasalahan penyakit TB yang kita hadapi sekarang ini. Permasalahan lain yang adalah terkait masalah gangguan kesehatan jiwa masyarakat yang terus meningkat. Hal ini juga banyak terjadi di dunia kerja misalnya pada Aparatus Sipil Negara (ASN). Kasus orang dengan masalah Kesehatan jiwa perlu mendapatkan perhatian yang serius dari kita semua. Mengingat masalah Kesehatan jiwa akan berdampak pada produktifitas kerja khsusnya pada pegawai di lingkungan pemerintah Kota Salatiga.
Sehubungan dengan itu Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyelenggarakan Pertemuaan Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Hotel Grand Wahid Rabu sampai Kamis (6-7/11/2024), dengan peserta Kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kota Salatiga, Camat se-Kota Salatiga dan Kepala UPT di Lingkungan Dinas Kesehatan. Kepala Dinkes Salatiga, dr. Prasit Al Hakim menuturkan maksud dan tujuan acara yang berlangsung selama dua hari tersebut untuk berdiskusi bareng serta menggali ide-ide baru dari semua sektor yang nantinya akan diaplikasikan di lapangan. Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Salatiga, Drs. BPH Pramusinta, M.Kes dilanjutkan paparan materi dari Tenaga Profesional Psikolog, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Psi., Ph.D dengan materi membentuk lingkungan kerja yang sehat jiwa.










