pertemuan dengan kader Kelompok Sayang Ibu (KSI)

Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu, Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengadakan pertemuan dengan kader Kelompok Sayang Ibu (KSI) pada Kamis (19/11/2024). Acara ini diikuti oleh 30 kader KSI dan bertujuan untuk mereview hasil pendampingan serta pemantauan ibu nifas yang telah dilakukan selama ini. Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Bambang Pramusinto, S.T.,M.T.

Pendampingan ibu nifas merupakan langkah strategis untuk mencegah komplikasi kesehatan yang bisa terjadi pasca-persalinan. Dalam kegiatan ini, para kader KSI bersama pihak Puskesmas memainkan peran penting dalam memberikan edukasi, pemantauan kesehatan, dan mendeteksi dini potensi risiko bagi ibu nifas.

Narasumber utama dalam pertemuan tersebut, Ibu Diah Winatasari dari STIKES Ar-Rum Kota Salatiga, menjelaskan pentingnya keterlibatan aktif kader KSI dalam mendampingi ibu nifas. “Kader adalah ujung tombak kesehatan masyarakat. Melalui upaya yang terorganisasi dan berkelanjutan, angka kematian ibu dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para kader untuk berbagi pengalaman dan menemukan solusi bersama terhadap tantangan yang dihadapi di lapangan. Diharapkan, melalui sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan kader KSI, layanan kesehatan ibu nifas semakin optimal, sehingga dapat mendukung pencapaian target kesehatan ibu di Kota Salatiga.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini menegaskan komitmen Dinas Kesehatan Kota Salatiga dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *