ROCKPOT HAJI (TES KEBUGARAN HAJI) TAHUN 2026

pada tanggal 5-6 Februari DInas Kesehatan Kota Salatiga bersama KemenHaj Kota Salatiga melakukan Rockpot Haji atau Tes Kebugaran Haji, kegiatan ini dilakukan di lapangan kridanggo, peserta kurang lebih 200 orang, ada beberapa orang yang mendapatkan nomor dada merah menandakan tes kebugaran sangat rendah, faktornya antara lain, sudah lansia, dan mempunyai tekanan darah tinggim sementara banyak juga yang memiliki tingkat kebugaran gaus sampai bagus sekali,

Tes kebugaran jasmani bagi jamaah haji bukan sekadar formalitas medis, melainkan langkah krusial untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah di Tanah Suci. Mengingat ibadah haji didominasi oleh aktivitas fisik yang berat (seperti tawaf, sai, dan wukuf) di bawah cuaca yang ekstrem, tes ini memiliki beberapa tujuan utama diantaranya menilai apakah seorang jamaah memenuhi syarat Istitha’ah (kemampuan) dari sisi kesehatan.

Mengukur Kapasitas Fungsional Tubuh Tes ini biasanya menggunakan metode Rockport (jalan cepat 1,6 km) atau 6-Minute Walk Test. Tujuannya adalah untuk mengukur VO2 Max atau ketahanan jantung dan paru-paru, Hasil tes kebugaran digunakan sebagai rapor awal. Jika hasilnya kurang memuaskan, jamaah memiliki waktu untuk melakukan latihan fisik terukur sebelum keberangkatan, Kelelahan ekstrem seringkali menjadi pemicu munculnya penyakit bawaan (seperti hipertensi atau jantung). Dengan mengetahui tingkat kebugaran sejak dini,

Catatan Penting: Tes kebugaran ini idealnya dilakukan beberapa bulan sebelum keberangkatan agar jamaah punya cukup waktu untuk memperbaiki kondisi fisiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *