Sarasehan Pembinaan Populasi Kunci

Kasus HIV/AIDS di Indonesia masih terkonsentrasi pada populasi kunci yang melakukan perilaku berisiko seperti berganti pasangan dan bertukar jarum suntik. Kelompok populasi kunci terdiri atas wanita pekerja seks (WPS), Transgender, lelaki seks dengan lelaki (LSL),dan pengguna napza suntik (penasun). Upaya meningkatkan penjangkauan pada populasi dan kelompok yang tersembunyi dan sulit didekati membutuhkan strategi pendekatan yang tepat dan kebijakan yang memihak.

Dalam rangka penanggulangan dan mencegah penularan HIV-AIDS serta menekan bertambahnya kasus baru HIV-AIDS di wilayah Kota Salatiga, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Salatiga mengadakan kegiatan Sarasehan Pembinaan Populasi Kunci (Risiko Tinggi dan Risiko Rentan) yang diikuti oleh 40 Peserta Populasi Kunci PWID di Warung Duku-duku, senin 19 juni 2023. Ada 2 materi yaitu dari Ligik Triyogo, SE (Yayasan Mitra Alam) mengenai Dukungan Sosial pada ODHA dan Napza dan dr. Andreas Sulistyo Dwiatmojo (Pusk. SIdorejo Lor) mengenai Metadone dan Pertolongan Pertama pada OD dan dilanjutkan VCT Mobile.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah Penyakit Menular.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *