Rabies atau lebih dikenal dengan Penyakit Anjing Gila, Nama tersebut diberikan karena anjing atau hewan yang terinfeksi rabies akan menunjukkan perilaku agresif, gelisah, tidak nafsu makan, kejang, terlihat gelisah dan takut tanpa sebab. Gejala ini muncul karena virus rabies menyerang sistem saraf pusat mamalia sehingga baik manusia atau hewan yang terinfeksi dapat menunjukkan perubahan perilaku yang mencolok.
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat ditakuti nomor 1 di dunia, dan merupakan penyakit penting di Indonesia karena bersifat fatal dan menimbulkan kematian bagi manusia yang terpapar. Rabies merupakan penyakit mematikan berupa infeksi akut yang disebabkan virus rabies, yang ditularkan melalui gigitan, jilatan/cakaran dari Hewan yang mengidap rabies (Anjing, kucing dan kera/monyet). Masa inkubasi penyakit rabies dapat bervariasi mulai dari 1-3 bulan, bahkan 1 tahun. Umumnya ketika gejala pertama muncul, penyakit sudah mulai menginfeksi dengan serius. Gejala awal yang muncul pada penyakit rabies mirip dengan gejala flu seperti demam, sakit kepala, mual dan muntah.
Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyelenggarakan Sarasehan Rabies Center yang diikuti oleh 35 peserta dari Rumah Sakit se-Kota Salatiga, Dinas Pangan dan Pertanian, dan Puskesmas se-Kota Salatiga, Senin (19/06/2023) di Aula Bhineka Husada RSUD Salatiga. Acara di buka oleh Subkoordinator Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Salatiga Wahyu Hudoyoko, S.K.M, MPH. dilanjutkan paparan materi oleh Agus Nurrohman, S.K.M, M.Kes dari Dinkes Prov Jateng dan dr. Frenky Suratman dari RSUD Salatiga dan diakhiri dengan diskusi.







